BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam
kehidupan kita, realita selalu dikaitkan dengan kenyataan. Pendekatan
Realistis
dikembangkan oleh William Glasser, seorang psikolog dari California. Istilah
Reality ialah suatu standar atau patokan obyektif, yang menjadi kenyataan atau
realitas yang harus diterima.
Realitas
atau kenyataan itu dapat berwujud suatu realitas praktis, realitas sosial, atau
realitas moral. Sesuai dengan pandangan behavioristik, yang terutama disoroti
pada seseorang adalah tingkah lakunya yang nyata.